50 Manfaat Hebat Daun Kelor Bagi Tubuh Berdasar Penelitian Medis dan Farmasi

Tanaman Kelor (Moringa oleifera) tumbuh subur di daerah tropis seperti negara kita. Seperti yang kita ketahui, indonesia memang negara yang terkenal dengan iklim tropisnya. 


Tinggi tanaman ini antara 7 s/d 12 meter dengan ketinggian 700 m di atas permukaan laut. Kelor dapat tumbuh pada daerah tropis dan subtropis pada semua jenis tanah dan tahan terhadap musim kering dengan toleransi terhadap kekeringan sampai 6 bulan (Mendieta-Araica at al., 2013).


Yang luar biasa, kelor itu sampai mendapat julukan mother's best friend and miracle tree, karena khasiatnya yang luar biasa. Lha masalahnya di indonesia, kelor hanya dianggap sebagai sayuran biasa dan ibarat sebagai pelepas dahaga saja.


Berikut adalah kandungan kelor dibandingkan dengan buah atau sayuran lain


Sumber:kelorina.com


Lha, ya biasa di indonesia itu masyarakat gak gampang gumunan sama banyak hal, termasuk gizi banyak yang terkandung pada tanaman / tumbuhan tertentu. Asal halal, makan dan dijadikan resep tertentu.


Terlepas dari budaya "gak gumunan" bangsa indonesia, mari kita lihat Berbagai macam penelitian menemukan tentang manfaat kelor untuk kesehatan tubuh, diantaranya:

1. Mengurangi Kadar Logam yang terkandung dalam tubuh

Khasiatdaun.com
Hasil penelitian dari Pak Tie et al (2015) menunjukkan bahwa biji kelor dapat berperan sebagai koagulan alami dalam mengatasi pencemaran air dan logam yang terdapat di dalam air itu sendiri.
Ingat, tubuh kita 70% terisi akan air kan? berarti konsumsi air sehat, menjadikan tubuh yang sehat.


2. Bunga Kelor Kaya akan kandungan Air
Image result for bunga kelor
Sumber: bramardiato.com
Pak Melo et al., (2013) meneliti tentang bunga kelor yang ternyata memiliki kandungan air yang cukup besar, yaitu 93.02 g/200. Ini dapat diartikan bahwa jika bunga kelor dikelola dan dimasak yang benar, maka dapat menjadi minuman pelepas dahaga.

3. Mengobati Diabetes

Image result for kelor gula darah
Source: www.kelorjawa.blogspot.com
Ekstrak dari daun kelor dapat menurunkan kadar gula darah dan dapat meningkatkan kadar antioksidan dalam jaringan pankreas. Perlu kalian ketahui bahwa diabetes / gula darah terjadi ketika tubuh manusia tidak mampu memproduksi atau menggunakan insulin, suatu hormon yang diperlukan untuk mengubah gula, pati, dan makanan lainnya menjadi energi. 

Diabetes mellitus ditandai oleh tingginya tingkat konstan glukosa darah (gula). Tubuh manusia harus mempertahankan tingkat glukosa darah pada kisaran yang sangat sempit, ini berarti bahwa tubuh harus bisa menyeimbangkan kadar glokosa darah.

Glukosa Membutuhkan bantuan dari insulin untuk menjalankan fungsinya, maka ketika ada seseorang mengalami penyakit gula, dia harus suntik insulin aktif. 
Para peneliti menemukan bahwa vitamin D sangat berguna untuk hormon pada insulin. Lha vitamin D yang terkandung dalam kelor 17 kali lebih banyak dari Vitamin D yang terkandung di dalam Susu.

4. Penyeimbang tekanan Darah / Hipertensi

Image result for antihipertensi
Source:kardioipdrscm.com
Faktor penyebab utama terjadinya hipertensi adalah aterosklerosis yang didasari dengan konsumsi lemak berlebih (http://ueu7077.weblog.esaunggul.ac.id/). 

Dalam artikel tersebut juga diterangkan bahwa pengobatan dari hipertensi menggunakan obat yang mengandung Calcium channel blockers {Norvasc (amlopidine), Angiotensinconverting enzyme (ACE)}.

Dari namanya saja, sudah dapat dinalar bahwa obat tersebut adalah pensupply kalsium. Lha, ndilalah kelor itu mengandung nilai kalsium yang cukup tinggi, yaitu 440 mg (Moyo et al. 2011). 

Selanjutnya, pak Gupta, et al (2012) menemukan bahwa buah polong dari kelor juga dapat menurunkan tekanan darah.

5. Mencegah Penyakit Jantung

Penyakit jantung menjadi efek lanjutan dari adanya hipertensi yang dialami seseorang. Seringkali, penyakit jantung tidak memunculkan gejala-gejala yang signifikan terlebih dahulu. Sejalan dengan pertambahan usia, arteri di seluruh tubuh “mengeras”, terutama di jantung. 

Tekanan darah tinggi dikaitkan dengan arteri yang "kaku" sehingga menyebabkan jantung harus bekerja lebih keras

Image result for jantung sehat
source: indonesiana.tempo.co

Arginine merupakan asam amino yang ditemukan dalam tanaman Kelor. Daun tanaman kelor memiliki kandungan asam amino esensial yang tinggi, termasuk asam amino sulfur yang mirip dengan asam amino yang dikandung biji kedelai (Burlando et al. 2009).

6. Mencegah Penyakit Ginjal 

Image result for kelor ginjal
Source: good4shares.blogspot.com
Terjadinya penyakit ginjal juga merupakan efek panjang terhadap hipertensi dalam diri seseorang. Kandungan asam amino, dan kalsium yang ada di dalam kelor dapat melindungi ginjal dari iritasi kantung kemih.
Kelor juga mengandung magnesium bersama dengan zinc dan vitamin E yang mengambil bagian dalam mengurangi tekanan darah bersama dengan nutrisi lainnya. Kelor mengandung 384 mg magnesium dalam 100 gram tepung daun dan 2,2 kali lebih banyak bioavailable serta mengandung Zinc, 6 kali lebih banyak dibanding almond dan 6,46 kali lebih banyak diserap ke dalam darah

7. Mengatasi ketidaksuburan 

ketidaksuburan atau infertilitas dapat menimbulkan permasalahan psikologis karena bersinggungan dengan ketidakpuasan di dalam keluarga. Bahkan, efek jangka panjang dari ketidaksuburan berujung pada perceraian. 

Image result for anti ketidaksuburan
Source: alodokter.com
Penting untuk diketahui bahwa ketidaksuburan dapat terjadi karena kekurangan sel sperma pada laki-laki. Vitamin C, E, B Complex dan Zinc dapat meningkatkan jumlah sel sperma pada laki-laki. Seperti yang sudah saya ulas di atas bahwa kelor mengandung vitamin tersebut dengan kadar yang tinggi.


8. Membersihkan Racun di dalam Hati

Image result for toxic liver
Source: butterbeliever.com
Di Eropa, sejarah telah menemukan bahwa kelor digunakan untuk panawar racun di dalam hati / tonik hati. Secara pengetahuan perlu diketahui bahwa senyawa silymarin yang terkandung di dalam kelor dapat memberikan efek perlindungan terhadap sel-sel hati.

Disebutkan pula, hepatosit di dalam kelor dapat mendorong tubuh menggantikan sel - sel yang rusak di dalam hati. 

9. Disfungsi Ereksi

Image result for disfungsi ereksi
Source: annurhospital.com
Terjadinya penyakit ini dikarenakan kolesterol yang tinggi di dalam tubuh seseorang. 

Hasil Uji Coba the Lipid Research Clinics Primary Prevention yang diterbitkan pada 1984, menunjukkan bahwa pengurangan secara keseluruhan kadar kolesterol dalam darah memiliki efek langsung dan terukur pada jumlah kasus baru dari penyakit jantung dan angina.

10. Mencegah Stroke

Image result for stroke kartun
source: pakdezaki.web.id
Stroke bisa terjadi jika pasokan darah ke bagian otak menjadi berkurang. Stroke terjadi bila pembuluh darah yang membawa oksigen dan nutrisi ke otak tersumbat atau pecah. 

Stroke bisa terjadi ketika pasokan darah yang menuju ke otak berkurang secara drastis.  Pembuluh darah yang membawa oksigen dan nutrisi ke otak tersumbat atau pecah. Ini merupakan efek ke sekian kali ketika di dalam tubuh seseorang terdapat kolesterol yang tinggi.

Mengurangi kadar kolesterol jahat sebesar 25% dapat menghasilkan pengurangan tingkat serangan jantung, stroke dan kolesterol lainnya yang berhubungan dengan penyakit sebanyak 50%.

11. Atasi Asam Urat

Asam urat merupakan penyakit di persendian yang ditandai dengan rasa nyeri dan panas tak tertahankan. Terjadinya asam urat pada wanita serinkali pasca menopause, sedangkan pada pria seringkali terjadi di atas usia 30 tahun dengan intensitas lebih tinggi.
Related image
Source: kelorina.com
hasil penelitian yang dilakukan Silvia (1985) yang menyebutkan bahwa asam urat di Indonesia persentasenya sangat tinggi, terutama masyarakat Jawa dan Sulawesi Selatan yang berdomisili di pesisir, dengan kebiasaan harian masyarakatnya mengkonsumsi alkohol dan ikan laut.

12. Menghancurkan kanker 

Image result for kelor kanker
Source: mediakesehatan-02.blogspot.co.id
Penyakit mengerikan ini, seringkali berujung pada kematian seseorang. Kebanyakan kanker dapat dirawat dan banyak disembuhkan, terutama bila perawatan dimulai sejak awal.

Kelor menjadi salah satu upaya dini untuk penyembuhan dan pencegahan penyakit mematikan ini. 

Orang yang menjalani kemoterapi untuk mengatasi kanker, membutuhkan banyak isothiochyanate benzil dimana salah satunya terkandung di dalam kelor. Tidak dapat dipungkiri bahwa nutrisi kelor memang sangat lengkap dan bervariasi.

13. Meningkatkan Asi 


Image result for kelor asi
Source: odesa.id

Asi merupakan kebutuhan bayi hingga 6 bulan pasca kelahiran, sehingga ibu membutuhkan asupasn asi yang banyak. Daun kelor meningkatkan efek laktasi yang di dalam hormon ibu, sehingga air susu dapat meningkat pula.

14. Meningkatkan kekebalan atau sistem imun

penyakit yang timbul akibat sistem kekabalan menurun dinamakan penyakit autoimun. Masalah penyakit autoimun ditandai dengan banyaknya racun di dalam tubuh seseorang. Terlalu banyak racun dapat mengurangi kekebalan di dalam tubuh. 

Image result for sistem imun
source: analiskesehatand3.blogspot.co.id
Kelor mengandung senyawa kuat yang membersihkan hati dari racun yaitu asam amino yang disebut Cysteine. Kelor pun mengandung senyawa De-inflamasi yang sangat kuat. Jadi, tidak hanya Cysteine yang membantu membersihkan hati, tapi Kelor mengandung metionin yang mengikat merkuri dan menghilangkannya dari sistem tubuh. Semua detoksifikasi ini membantu menenangkan sistem kekebalan tubuh.

15. Asupan Nutrisi Anak

Image result for nutrisi anak
Source: hellosehat.com
Kadar protein yang cukup tinggi pada hasil percobaan juga ditemui oleh Teizeira (2014) yang mengemukakan bahwa daun kelor memiliki kandungan crude protein yang tinggi. 

Hasil penelitian McLellan et al., (2010) menunujukkan bahwa tepung daun kelor sebagai suplemen makanan yang bergizi telah ditambahkan pada bubur jagung yang dijadikan menu buat anak-anak untuk memenuhi kebutuhan protein dan nutrisi mikro.

Kebutuhan protein dan nutrisi ini sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang anak. Merujuk pada hal ini, maka kelor bisa dikombinasikan untuk pembuatan makanan untuk anak.

16. Kesehatan Kulit

Image result for kulit sehat kelor
source:galeriherbal.org
Kulit yang sehat dapat dilihat dari struktur kulit berupa warna, kelembaban, kelenturan dan testur kulit (wasitaatmadja, 1997). Penggunaan produk kecantikan atau kosmetik yang berlebihan memberikan bahaya jangka panjang pada kulit.

Di permukaan kulit ada lapisan tipis, yang terbuat dari minyak alami kulit, asa amino, asam lemak, asam laktik, air ( dari proses respirasi ), dan kelembaban alami kulit.  Lapisan asam alami tersebut mempunyai kadar ph / power of Hidrogen sebesar 4.5 sampai 5.5.
Apabila Ph semakin tinggi maka, asam akan semakin berkurang / akan semakin alkali. Efek jangka panjangnya adalah beresiko infeksi, pertahanan kulit melemah, dll. 

Penelitian menemukan bahwa produk kosmetik yang dikombinasikan dengan ekstrak Kelor dapat menurunkan pH di dalam kulit, itu berarti tingkat keasaman semakin tinggi dan sangat baik bagi kesehatan kulit.

17. Memperlancar Pencernaan
Image result for pencernaan lancar
source: pondokibu.com

Zat besi juga menjadi bagian daari enzim-enzim dalam tubuh yang membantu mencerna makanan dan reaksi-reaksi penting lainnya dalam tubuh kita, sehingga kekurangan zat besi (defisiensi besi) akan banyak efek buruk pada pencernaan.

18. Menangkal Asma

Related image
Source: 123checkup.com
Mineral (kalsium, potassium, zinc, magnesium, zat besi dan copper). Magnesium  melonggarkan saluran pernafasan dan paru – paru karena itu mengurangi radang di saluran pernafasan. Berbagai vitamin seperti betakaroten (vitamin A),  asam folat, pyridoxine dan  nicotinic acid  (vitamin B), vitamin C, D dan E juga terkandung dalam kelor

19. Anti Penuaan

salah satu antioksidan dalam kelor yang paling tinggi adalah zeatin. Antioksidan ini memperlambat proses penuaan dengan membantu menggantikan sel-sel tubuh pada tingkat yang lebih cepat dari usiaanya. Hal ini memberikan kesan dan efek seseorang tampak lebih muda.


20. Menjaga Fungsi Usus

Kandungan vitamin A pada kelor sangat berpengaruh dalam menjaga dinding usus, supaya fungsi kerjanya tetap optimal. Anda juga tahu bahwa usus bertugas untuk menyerap berbagai macam nutrisi dari dalam makanan dan air yang kita makan. 

Jika dinding usus terganggu sebagai akibat dari kurangnya asupan vitamin A, maka penyerapan air dan nutrisi akan terganggu. Hasilnya adalah infeksi saluran kemih, karena kurangnya penyerapan air yang optimal setiap hari

21. mencegah terjadinya Leukimia

Leukimia merupakan penyakit mematikan yang gejalanya hampir sama dengan demam berdarah. Leukimia menyerang 2 organ tubuh yang paling penting dan vital yaitu sumsum tulang dan saluran getah bening. Penyakit ini diawali dengan berkurangnya trombosit secara drastis.


Image result for anti leukimia
Source: obatherballeukimia.stockistherbal.com


Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh nizalia (2015) tentang  Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.) terhadap Perubahan Jumlah Trombosit pada Mencit yang Diberi Metotreksat dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak etanol daun kelor dosis 100 mg/kg bb pada mencit yang diinduksi metotreksat sudah dapat meningkatkan jumlah trombosit menjadi normal, yaitu sebesar 439.000 ± 52.379,39 per mm3

22. Pencegahan hingga Pengobatan Hepatitis B

Hepatitis B ialah peradangan pada jaringan hati, penyebabnya bisa karena virus,

parasit, racun, maupun obat-obatan. Salah satu tanda serangan hepatitis ialah warna mata dan kulit penderita tampak kuning (ikterik). Oleh karena itu, hepatitis sering disebut penyakit kuning.

Hepatitis  dapat  disembuhkan  dengan  ekstrak daun kelor karena Daun kelor mengandung  zat kimia, seperti minyak behen, minyak terbang, emulsin, alkaloida (Fuglie, 2001).

23. Memperlancar Pipis (Kencing)

Sebuah penelitian besar yang dilakukan oleh Henry doubleday research association (Hdra) pada tahun 2002 menemukan bahwasanya daun kelor dapat digunakan oleh penderita yang mengalami masalah sulit kencing dimana bunga ini dapat memperlancar proses urinasi dan sebagai anti- inflamasi.

24. Mengobati Anemia

Kandungan zat besi pada kelor sangat penting untuk mensupply zat besi pada seseorang. Penelitian menemukan bahwa ibu hamil sangat rentan akan kekurangan zat besi, sehingga berpotensi terkena anemia dan bayi lahir prematur.

25. Penyakit Mata
Image result for anti penuaan kelor
Source: manfaatonline.com

Kandungan vitamin A pada kelor 10 kali lebih banyak dari wortel. Selama ini, masyarakat hanya tahu bahwa kandungan vitamin A palign banyak ada di sayur wortel. '


Fakta itu terpatahkan oleh berbagai macam penelitian salah satunya henry association (HDRA) menemukan bahwa kandungan vitamin A pada kelor jauh lebih banyak.

26. Meningkatkan Metabolisme Tubuh

Perlu diperhatikan bahwa metabolisme di dalam tubuh dan yang berkaitan dengan daya tahan tubuh dipengaruhi oleh konsumsi vitamin A ini. Banyak sekali penderita penyakit-penyakit dikarenakan akumulasi konsumsi vitamin A yang sangat kurang. 

Bahkan berkepanjangan hingga harus dilakukannya pengobatan secara rutin berkala terhadap penderita. Kemudian kekurangan vitamin A dapat menurunkan respon antibodi, tergantung limfosit T, yaitu sel yang berperan dalam imunitas seluler.

27. Menjaga Siklus Menstruasi

Berbagai fitosterol (phytosterols) seperti stigmasterol, sitosterol dan kampesterol yang terdapat dalam kelor dapat meningkatkan produksi hormon estrogen. Lha Estrogen ini dapat membantu mengatur siklus menstruasi, mengendalikan pertumbuhan lapisan rahim selama awal siklus menstruasi. 

Jika sel telur wanita tidak dibuahi, kadar estrogen akan menurun tajam dan terjadilah menstruasi. Namun, apabila sel telur dibuahi, estrogen akan bekerja dengan progesteron, untuk menghentikan ovulasi selama kehamilan yang artinya tidak terjadi menstruasi

28. Mencegah Impoten

Kandungan magnesium pada kelor sebesar 146 mg per 100 g, lha salah satu fungsi dari magnesium adalah mencegah hingga mengobati impoten.




29. Mempercepat Penyembuhan 



Luka cepat sembuh karena kandungan Vitamin C dalam tubuh seseorang, lha kelor mengandung 51.7 mg per 100 g . Penjabarannya, Vitamin C dapat memusnahkan struktur molekular histamine , karena itu  untuk melawan alergi / histamine, seseorang setidaknya mengkonsumsi  1000 mg vitamin C setiap hari. Ada peran yang penting vitamin C dalam mementuk kolagen. 

Kekurangan Kolagen dapat mengakibatkan penyembuhan luka pada seseorang menjadi lama. Ketika anda mengalami kondisi kekurangan asupan vitamin C, maka fungsi kolagen di dalam tubuh anda akan sulit terbentuk.

30. Melindungi Kulit Dari Sinar Ultraviolet


Image result for ultraviolet kulit
daherba.com

polyphenol terdapat di dalam kandungan buah dan sayuran yang memiliki fungsi untuk memberikan warna kepada buah serta memberikan perlindungan kepada buah itu sendiri dari penyakit.

Berdasarkan hasil penelitian dari pusat informasi dan pengembangan tanaman kelor indonesia , kandungan polyphenol di dalam kelor 8 kali lebih banyak dari polyphenol yang terkandung di dalam anggur merah (Krisnadi, tanpa tahun)

31. Obat Epilepsi

Epilepsi atau ayan ditandai dengan kejang-kejang pada diri seseorang. Terjadinya epilepsi bisa karena faktor turunan bisa juga karena permasalahan luka berat di kepala, seperti tumor otak dan kanker.

Hal ini berarti epilepsi merupakan salah satu efek jangka panjang dari permasalahan di otak. Telah saya tulis di atas bahwa, kelor bermanfaat untuk kesehatan otak. Bagian akar dari kelor, dapat direbus untuk obat penderita epilepsi.

32. Penolak Alergi


Kandungan senyawa flavanoid dalam kelor dapat berperan sebagai penolak alergi. Flavanoid akan memasang pagar dalam tubuh kita untuk menolah adanya respon atau reaksi negatif dari tubuh terhadap sebuah keadaan.

33. Anti Diare
http://kabarsehatislami.blogspot.co.id

dari hasil studi fitokimia pada daun kelor (Moringa oleifera) juga mengandung senyawa metabolit sekunder flavonoid, alkaloid, phenols yang juga dapat menghambat aktivitas bakteri (Pandey et al, 2012)


33.  Melawan Penyakit Kardiovaskuler

Merupakan penyakit yang menyerang jantung dan pembuluh darah. Flavonoid dalam kelor memberikan efek perlindungan terhadap fungsi endotel dan menghambat agregasi platelet, sehingga dapat menurunan resiko penyakit kardiovaskuler.

Hasil dari Uji fitokimia flavonoid ekstrak daun kelor menunjukkan hasil positif. Pada tumbuhan, flavonoid berfungsi pada proses fotosintesis, anti mikroba, anti virus. Aktivitas anti oksidasi juga dimiliki oleh komponen aktif flavonoid tertentu digunakan untuk memperlancar kinerja dan fungsi pembuluh darah (Robinson, 1995)

34. Anti-Inflamasi (peradangan)

Image result for anti inflamasi
Inflamasi ditandai dengan rasa nyeri pada bagian tubuh tertentu, terutama ketika disentuh.Ini merupakan efek ke lanjutan dari kegagalan tubuh dalam mnghilangkan rangsangan berbahaya. 

35. Anti Ulcer

Ulcer atau tukak lambung merupakan penyakit yang muncul karena makanan yang masuk di dalam tubuh memberikan efek iritasi pada saluran pencernaan. Kelor yang diramu menjadi teh atau campuran dalam teh dapat mengobati penyakit tersebut.

36. Menghilangkan Nyeri Perut

Kandungan anti spasmodic di dalam kelor dapat mengurangi nyeri pada usus, saluran kemih dan atau saluran empedu. Hal ini dikarenakan spasme muncul karena adanya infeksi pada kedua saluran, sehingga anti spasmodic dapat menetralisir itu semua

37. Bersifat Anti Jamur

Daun kelor mengandung salah satu efek berupa penghambatan ringan hingga yang membantu dalam mencegah pertumbuhan penyakit yang disebabkan oleh jamur kontaminan seperti Aspergillus spp. dan Penicillium spp.

38. Mencegah Kegemukan atau obesitas

Bagi kaum wanita, obesitas menjadi masalah yang terkadang menimbulkan stres bahkan rasa tidak percaya diri. Lha, kandungan vitamin B dapat membantu dalam pencernaan dan mengubah makanan menjadi energi daripada menyimpannya sebagai lemak


39. Pengobatan terhadap Edema atau sembab

Edema bisa terjadi karena ketidaknormalan dalam jaringan tubuh yang dapat mengakibatkan pembengkakan. Secara medis, apabila cairan tubuh sangat berlebih dapat berkumpul pada suatu ruang tubuh. Kelebihan cairan ini, jika dilihat dari luar akan muncul dalam wujud pembengkakan.  

40. Penstimulasi Pertumbuhan  dan kesehatan rambut


Image result for kelor rambut
Source: manfaat.co

kandungan Zinc yang terkandung dalam daun kelor mampu meningkatkan kekebalan tubuh dan merangsang pertumbuhan rambut dengan sehat. 


Jika rambut kekurangan Zinc maka akan menghasilkan atrofi folikel pada rambut, sehingga menyebabkan kerontokan dan ketombe.

41. Anti Depresi

Sejak zaman kuno, para tabib India telah mengetahui manfaat dan khasiat pengobatan dari kelor dan menggunakannya untuk mengobati mulai dari sakit kepala sampai depresi, hal ini dikarenakan kelor mengandung salah satu asam amino esensial berupa tryptohyan

42. Meningkatkan Daya Ingat / memori

Kandungan phenylalaine dalam kelor menghasilkan bahan kimia yang diperlukan untuk mengirimkan sinyal antara sel-sel saraf dan otak seseorang, sehingga dapat menjaga memori dan daya ingat.

43. Melindungi Kinerja Sistem saraf Pusat

Harap diketahui, kelor tidak hanya mengandung asam amino esensial, akan tetapi juga mengandung asam amino non esensial. Asam aspartat merupakan salah satu asam amino non esensial yang terkandung di dalam kelor, dimana asam ini berfungsi untuk membantu membersihkan tubuh dari amonia yang diciptakan oleh limbah selular

Amonia yang keluar dari limbah selular sangat potensial merusak sistem saraf pusat.

44. Pencegah Perut Kembung 

Kandungan karminatif di dalam kelor dapat menjadi obat untuk perut kembung. Bagian yang digunakan untuk pengobatan ini adalah akar.

45. Obat Demam


Image result for demam kartun
tengkubutang.com
Para orang tua jaman dulu telah memanfaatkan daun kelor ini untuk penyembuhan beberapa jenis penyakit. Penyakit yang paling sering umum diobati dengan penggunaan daun kelor ini adalah penyakit demam. 


46. Meningkatkan Kapasitas Mental 

Maksut dari kapasitas mental adalah kemampuan seseorang di dalam menghadapi setiap problem permasalahan dan keberanian di dalam membuat / mengambil sebuah keputusan. Studi penelitian menemukan bahwa kapasitas mental seseorang secara medis dipengaruhi oleh asam glutamat. 

Seperti yang sya jabarkan, asam glutamat merupakan salah satu asam amino non esensial yang terkandung dalam kelor

47. Mencegah Pembesaran Kelenjar Gondok

Image result for gondok kelor
Source: bee-moringa.com
Penyakit gondok merupakan salah satu dari 4 penyakit tiroid. Penyakit disebabkan oleh kadar hormon tiroid di dalam tubuh kita terlalu tinggi atau terlalu rendah. 

Kelor juga mengandung tryrosine yang merupakan asam amino non esensial dimana berungsi untuk mempromosikan kesehatan tiroid. 

Ini berarti, pengolahan kelor dapat berfungsi untuk menyeimbangkan / menstabilkan tiroid dalam tubuh, sehingga dapat mencegah penyakit gondok.

48. Menghindarkan dari Kelemahan Pendengaran

Pendengaran melemah bisa diakibatkan oleh histidin di dalam tubuh, maka pengkonsumsian kelor dapat mencegah dari hal tersebut karena kandungan asam amino non esensial etidin terdapat di dalamnya.

49. Menangkal Alzheimer

Merupakan penyakit yang ditandai dengan penurunan daya berpikir dan berbicara yang salah satunya diakibatkan oleh adanya radikal bebas. Vitamin C dalam kelor dapat menangkal kadar radikal bebas  dalam tubuh yang berlebih dan yang tidak  dapat diantisipasi oleh senyawa antioksidan. 

50. Merangsang NAfsu Makan dan Mencegah Beri-beri

Vitamin B1 pada kelor dapat merangsang nafsu makan seseorang. Lha seperti yang kita tahu, Kekurangan vitamin B1 menyebabkan penyakit yang disebut beri-beri, di mana penderita tidak dapat memproses karbohidrat dan lemak dengan baik dan mengembangkan berbagai gejala seperti menurunnya nafsu makan

Vitamin B1 hadir dalam biji-bijian, jeroan, kacang polong, kacang tanah, kuning telur, beras merah, semua jenis daging, kentang, kubis, kacang hijau, pisang, dan pepaya. Kelor mengandung vitamin B1 sebanyak 2,6 mg/100 gram daun kering. 

Dalam jumlah yang sama, kandungan B1 Kelor 4 kali lebih banyak dibanding kandungan vitamin B1 dalam daging babi dan 21 kali lebih banyak dibanding tepung terigu.




RUJUKAN DAN PUSTAKA


Burlando B, Verotta L, Cornara L, Bottini-Massa E. 2010. Herbal principle in cosmetics. New York (US): CRC Press.

Fuglie, L. 2001. The miracle tree: the multiple attributes of moringe, dakar


Gupta R. et al. (2012). Evaluation of antidiabetic and antioxidant activity of Moringa oleifera in experimental diabetes. Wiley Online Library x

Henry Doubleday Research Association (HDRA), 2002. Moringga Oleifera Amulti- purpose tree. The Tropical Advisory Service The Organik Organisasion. Ryton Organik Gardens Coventry CV8 3LG UK. Email ove- enquiry@hdra.org.uk- Website: http\\www.hdra.org.uk.

Krisnadi, A.D. Tanpa tahun. Gerakan Swadaya Masyarakat Penanaman dan Pemanfaatan Tanaman Kelor Dalam rangka mendukung Gerakan Nasional Sadar Gizi Dan Mengatasi Malnutrisi di Indonesia. ebook. kelorina.com (diakses tanggal 11 November 2017)

Melo, N. V., Vargas, T. Quirino and C. M. C. Calvo. (2013). Moringa oleifera L. An underutilized tree with macronutrients for human health. 


Moyo B, Masika PJ, Hugo A, Muchenje V. 2011. Nutritional characterization of moringa (Moringa oleifera lam.) leaves. African Journal of Biotechnology 10 (60) 12925-12933. Doi: 10.5897/AJB10.1559.


nizalia (2015). Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.) terhadap Perubahan Jumlah Trombosit pada Mencit yang Diberi Metotreksat, Student Papers (SP), 2015-05-23


Pandey A, Pandey RD, Tripathi P, Gupta PP, Haider J, Bhatt S, Singh AV. 2012. Moringaoleifera Lam. (Sahijan) – a plant with a plethora of diverse therapeutic benefits: an update retrospection. Medicinal and Aromatic Plants, 1(1) :2-8.

Robinson T. 1995. Kandungan Organik Tumbuhan Tinggi. Penerjemah: Kosasih Padmawinata. Bandung: ITB.



Syarifah Aminah et . al.: Kandungan Nut risi dan Sifat Fungsional Tanaman Kelor (Moringa oleifera). Buletin Pertanian Perkotaan Volume 5 Nomor 2, 2015 43 Emir. J. Food Agric, 25 (10): 785-789.

Teixeira EMB, Carvalho MRB, Neves VA, Silva MA, Arantes-Pereira LA. 2014. Chemical charactheristic and fractionation of proteins from Moringa oleifera Lam. leaves. Food Chemistry 147 51-54.

Tiea, J., Jianga, M., Lia, H., Zhanga, S., Zhangb, X. 2015. A comparison between Moringa oleifera seed presscake extract andpolyaluminum
chloride in the removal of direct black 19 fromsynthetic wastewater. J. Industrial Crops and Products., 74: 530–534

wasitaatmadja, s.m.1997. penuntun ilmu kosmetik medik. jakarta: penerbit ui press