4 Peran Kepemudaan Dalam Acara Pengajian



Pemuda ujung tombak suatu bangsa, “beri aku 5 pemuda, maka akan kurubah dunia”

Heyo perkataan siapa itu lur?.... ketauilah itu perkataan presiden pertama kita, mbah soekarno. Beliau sangat paham bahwa pemuda adalah garda depan di dalam banyak aspek kehidupan.

Lha gini lur, sekarang yang akan saya bahas itu tentang ndeso biar ga terlalu luas. Mengingat bahwa di dalam wilayah desa, pemuda memiliki peran yang sangat vital di dalam “ngregengke” dan menjalankan roda kegiatan, salah satunya pengajian rutin.

Para pemuda yang selalu aktif berkecimpung di dalam sebuah kegiatan, akan memiliki peran dari pra kegiatan hingga pasca acara. Kalau bapak-bapak sih, langsung cap cus mulih kabeh (pulang semuanya).

Dari sini saya akan membahas tentang kegiatan pengajian rutin, dimana pemuda memang berperan sangat penting dalam suksesnya acara. Yuk pelajari bareng bareng....

1. Departemen Tratak, Sound, Penerangan

Peran ini selalu dilakukan oleh para pemuda. Sebuah desa dengan intensitas pertemuan pemuda yang cukup baik, maka pemuda akan selalu siap dalam hal panggung dan tratak.

Yang unik adalah selalu ada regenerasi di dalam keahlian perpanggungan. Biasanya masing-masing desa sudah memiliki tratak/tenda tersendiri

    2. Departemen Konsumsi (nyinom)

Nah ini job yang paling disukai oleh para pemuda, karena bisa bebas ngemil di transit konsumsi. Kata Nyinom memang berasal dari kata “nom” atau muda. Sangat etis jika nyinom dilakukan oleh para pemuda.

    3.  Departemen Wira-wiri (humas)

Tugas dari humas adalah penyampaian berita ke warga dengan berbagai cara yang khas. Lho kok bisa khas?

Biasanya mereka menyampaikan berita dengan “etika atur-atur” yang ketat dan tidak boleh sembarangan.

    4. Divisi asah-asah (cuci abrak)

Para pemuda juga seringkali berkecimpung di dalam pasca acara dan pulangnya paling terakhir. Tugasnya berhubungan dengan mencuci gelas atau piring yang kotor.

Selanjutnya mereka juga memiliki tanggungjawab untuk membantu tuan rumah mengembalikan abrak ke gudang atau tempat penyimpanan.


Pada akhirnya, nampaknya 4 tugas di atas hanya sebagai gambaran kecil tentang peran kepemudaan di dalam event pengajian dan belum event lainnya.