Waspada!! Inilah 15 cara (Multi Level Marketing) MLM yang Bikin Kalian Tertarik






Seminar Multi Level Marketing (M.L.M), sebuah keadaan yang membuat kita melayang-layang dan tersenyum dengan mimpi indah akan masa depan. Sebuah bayang-bayang tentang kesuksesan yang akan kita raih esok hari. 

Suasana seminar yang riuh gemuruh akan tepuk tangan yang memastikan kita akan menjadi “kaya” dan berhasil nantinya. Yups...tiensi, CNI, MSS, DNI, kangen water, dll. Sebuah jaringan yang membuat kita selalu bermimpi dan bermimpi.

Namun, sadarlah...kita bermimpi di dalam mimpi kita sendiri. Wahai dulurku, tolong bangunlah dan sehatkan pikiran kalian dari emosi keinginan-keinginan kalian. MLM dalam tafsir saya adalah sebuah kepalsuan yang membuat kita menganggap bahwa itu fakta. 

Dalam perjalanannya, saya mengamati bagaimana cara mereka dalam membuat mangsa/pesertanya yakin akan kesuksesan di bisnis MLM. Berikut strategi yang mereka gunakan untuk membuat kalian yakin:

1.   Janji Sukses
Mereka yang berkecimpung di MLM, pasti akan menawarkan puluhan bahkan ratusan janji kesuksesan di masa depan. Bahkan, hampir melampai keputusan Tuhan tentang nasib mereka kedepannya.

Jaminan akan kesuksesan digembor-gemborkan saat seminar. Namun, ingatlah bahwa setiap perkataan mereka hanya rencana dan bukan fakta.

2.   Memperlihatkan Kekayaan
Lur, ketauilah bahwa kekayaan yang mereka pamerkan itu belum tentu nyata. Gaji-gaji yang mereka dapatkan akan selalu dipamerkan pada kalian dan meyakinkan bahwa itu didapatkan dengan mudah. 

Tidak sedikit dari mereka memperlihatkan barang-barang mereka yang mewah, tapi apakah itu benar miliknya? 

3.   Perbandingan dengan Masa lalu
Strategi ini mengarahkan pada kalian bahwa masa lalu mereka kelam dan kini menjadi cerah karena menjalankan bisnis yang baru. 

Mereka yang meyakini bahwa sesuatu bisa dikatakan sukses jika ada pembandinya. Hampir keseluruhan membandingkan dengan masa lalunya yang dianggap suram, karena gaji kecil.

4.   Pekerjaan Lain itu berat dan Hasil kecil
Inilah lur, yaang bikin saya tambah emosi dimana mereka menganggap pekerjaan-pekerjaan lain itu tidak cerah. Artinya bahwa pekerjaan lain itu menyulitkan, memberatkan, dan tidak tenang. 

Ini kembali lagi dihubungkan dengan hasil kecil itu dianggap ndak sukses. Bro sukses gak melulu soal duit

5.   Bisnis yang halal
Semua bisnis MLM akan mengklaim bahwa bisnisnya halal. Cermati kembali, yang halal itu produknya, bukan bisnisnya. Metode bisnis MLM itu setau saya belum disahkan di dalam undang-undang RI.

Mereka menggemborkan halalnya bisnis mereka, agar tidak ada kecurigaan peserta tentang legal/ilegalnya bisnis yang dijalankan

6.   Ajakan yang menggebu-gebu
Saking ambisinya mereka agar mendapatkan klien, seringkali terdapat ajakan yang menggebu-gebu. Beberapa orang ada yang nyaman, dan ada yang tidak. Peserta yang sudah masuk dalam lingkaran “mimpi”, ajakan menggebu akan direspon positif dan bersedia ikut.

7.   Mentraktir dan membayarkan
Ketika kita akan diajak ke seminat, mereka akan memunculkan perilaku yang membuat kita nyaman dan merasa “pakeruh” atau tidak enak. 

Beberapa perilaku yang mereka munculnya adalah mentraktir makan, membayarkan ongkos masuk seminar, membelikan souvenir/bingkisan, dll.

8.   Transportasi Mobil
Untuk membuat kalian semakin yakin, maka ketika mengajak kalian seminar, mereka akan menjemput menggunakan mobil. Perilaku ini tidak selalu, akan tetapi sering dilakukan untuk membuat kalian semakin yakin begitu prospeknya bisnis tersebut.

9.   Lama tidak jumpa, sekali jumpa ngajak bisnis
Penting untuk dulur-dulur tahu, bahwa mereka biasanya sudah mencatat di daftar buku 100 s/d 200 nama yang akan dijadikan mangsa. 

Banyak yang didaftar itu yang merupakan teman lama dan sudah lama tidak kontak. Bagi yang sudah lama tak berjumpa, mereka akan menghubunginya dan “sok akrab” tanya macem-macem. Pada akhirnya, ngajak bisnis dan seminar.

10.   Tidak diizinkan Utang
Dalam bisnis ini, kalian tidak akan diizinkan meminjam uang pada yang ajak kalian atau hutang pada orang yang sudah berada pada level tinggi. Hal ini dikarenakan, memang dulur-dulur akan dimangsa

11.   Waktu luang banyak
Itu yang mereka katakan, kalau kita sudah keluar modal banyak, otomatis kita akan berpikir bagaimana caranya modal kita kembali to otomatis. 

Lha caranya untuk segera kembali, kita membutuhkan banyak waktu untuk mencari mangsa, mengingat kita sudah dimangsa.

12.   Kebahagiaan orangtua
Saking pinternya mereka tentang karakter anak muda yang ingin membahagiakan orangtuanya, mereka meyakinkan diri bahwa mereka sudah membahagiakannya. 

Cita-cita naik haji, membelikan rumah orangtua, dll menjadi sebuah strategi dimana mereka memiliki tanggungjawab moral yang baik. Bahkan, mereka memamerkan keinginan mereka yang ingin nyumbang di panti asuhan dan membantu banyak orang.

13.   Sukses masa muda
Para penggelut MLM mengadakan seminar sudah dikemas sedimikian rupa agar kalian terhipnotis. Mereka menggunakan salah satu pola berupa membangun keyakinan tentang masa muda. 

Bagi mereka, kesuksesan tidak hanya pada masa tua, tapi masa muda. Kalian sepakat? Tentu iya... tapi apa kalian yakin bisa di MLM?


14.   Terlalu bahagia dalam presentasi, tidak sempat bertanya
Dalam presentasi forum besar MLM, dulur tidak akan diberikan kesempatan untuk bertanya. 

Hal ini dikarenakan mereka sudah mempola secara penuh apa yang harus dikatakan secara urut, sehingga ketika ada pertanyaan, akan pudar pola tersebut.

15.   Mematikan Cara Berpikir Jangka Panjang
Dalam ilmu psikologi, ketika keadaan emosional seseorang tersentuh, maka pikiran akan sulit fokus dan sulit memunculkan berbagai macam pemikiran jangka pendek. 

Bagian emosi akan membaut otak tidak mampu menghasilkan berbagai macam pertimbangan jangka panjang terhadap sesuatu hal, itulah peluang mereka. Dulur-dulur dibuat melayang dan dihilangkan pertimbangan jangka panjang terhadap kerugian dan resiko.

Piye perasaanmu Lur jika temanmu menggebu-gebu ngajakin ikut MLM?