8 Manfaat Mengikuti Komunitas Hijab yang Membuat Kamu Semangat mengikutinya




Pada artikel sebelumnya, saya mendeskribsikan tentang motivasi wanita mengikuti komunitas hijab di jogja. Nah, dulur-dulurku perlu tahu dong kira-kira opo sih manfaat mengikuti komunitas hijab.

Eits,,artikel yang saya tulis berdasarkan obrolan saya dengan para pengikut komunitas hijab di jogja. Sebelum saya membahas, perlu dulur-dulurku pahami bahwasanya hijab itu sudah mulai merambah pada tren dan gaya keseharian. 

Maka tentu wajar, jika semakin hari makin banyak saja berbagai macam gaya yang disajikan. Meskipun bergaya, mereka juga mendapatkan hikmah dan manfaat dari hijab.

Lha wong yang ndak ikut komunitas hijab saja bisa mendapatkan manfaat, apalagi yang mengikuti komunitas hijab. Berikut manfaat mengikuti komunitas hijab:

1.  Semakin Bangga berhijab dengan Fashion,
Dulur, hijab itu nggak boleh bagi mereka yang non islam. Lha dikatakan kewajiban bagi mereka yang muslimuuah. 

Dewasa ini, apapun selalu dikaitkan dengan fashion sehingga segala sesuatu yang bergerak sesuai dengan fashion, akan menjadi daya tarik yang luar biasa.

2.  Kebahagiaan berkumpul dengan orang berminat sama
Mbak genduk, sumini, dan ngateni (nama asli disamarkan) merasakan kebahagiaan dan kepuasan karena menemui orang-orang yang memiliki minat yang sama, yaitu fashion hijab. 

Proses ini membuat hubungan mereka menjadi hubungan kekeluargaan dengan komunikasi yang intensif.

3.  Membangun tanggungjawab bersama
Sebagai sebuah komunitas, hijabers community memiliki berbagai macam kegiatan yang sudah diagendakan. 

Tentunya, ini membutuhkan kerja bareng dan tidak bisa didominasi oleh 1 atau 2 orang saja. Para komite/panitia harus bekerjasama dalam mengadakan kegiatan dan saling bertanggungjawab atas tugas.

4.  Kontrol terhadap tindak negatif
Nah lur, ini mungkin menjadi salah satu hal yang patut kita ambil hikmah. Komunitas ini memang seringkali mengadakan kegiatan islami yang dikombinasikan dengan fashion. 

Misalnya pada waktu pemilihan perempuan muslimah, selalu ada tausiah dari ustadz atau kyai tentang nilai-nilai islam. Pengakuan dari komite, mereka kini selalu sibuk di dalam aktifitas positif dan semakin takut untuk melakukan tindakan negatif.

5.  Kesempatan mengembangkan usaha
Artikel saya sebelumnya mengungkapkan bahwa salah satu orang yang saya ajak obrol termotivasi aktif di komunitas hijab karena memiliki bakat di bidang design. 

Tentu ini menjadi sebuah daya tarik tersendiri bagi mereka yang punya bakat tersebut, karena bakat bisa disalurkan dan terpublikasi pada khalayak. adanya komunitas ini menjadi sarana yang baik bagi subyek untuk belajar lebih banyak tentang bidang tersebut

6.  Membentuk Rasa Bangga sebagai Bagian dari Komunitas
Nama baik dan populernya komunitas hijab membuat para komite bangga menjadi bagian dari komunitasnya. 

Ternyata, secara psikologis ini membentuk energi positif untuk semakin semangat membentuk berbagai macam kegiatan. Meskipun seringkali harus keluar biaya pribadi, mereka menilai bahwa itu tidak terlalu dipermasalahkan karena mereka bangga.

7.  Thariq / jalan untuk Membangun Jiwa Sosial
Komunitas Hijab di jogja seringkali mengadakan kegiatan sosial dalam menunjukkan eksistensinya. 

Kegiatan berupa bakti sosial menjadi salah satu rutinitas yang mereka jalankan. Mereka juga berjuang kepada agama serta berusaha meyakinkan bahwa berhijab itu menyenangkan dan nyaman

8.  Bertemu Designer ternama
Sebagai komunitas yang populer, tentu wajar dong lur jika membentuk kegiatan yang populer pula. Mereka beberapa kali menghadirkan para designer ternama yang sedang menjadi sorotan media. 

Wah, asyik ya......!! ini tentunya akan menambah wawasan dan pengetahuan kita tentang hijab dan fashion yang tidak menyimpang dari syar’i (katanya). Ha. Ha.ha....

Pada akhirnya, kita memang harus memahami bahwa mereka yang aktif di komunitas hijab ternyata bisa menemukan kebahagiaan dan kenyamanan di dalamnya. Mereka merasakan itu karena adanya dukungan dan penerimaan diantara mereka semua. 

Proses ini akan mengarahkan pada rasa saling menghargai sesama anggota, dan endingnya terbentuk komitmen. Agak ilmiah ya...analisis saya ini sesuai dengan 

Piye perasaanmu lur??